Pengumuman
Home » Berita » Kesepakatan Pengembangan Agribisnis Komoditas PIJAR Dengan Universitas Samawa

Kesepakatan Pengembangan Agribisnis Komoditas PIJAR Dengan Universitas Samawa

Gubernur Dr. TGH. M. Zainul Majdi atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, disaksikan oleh Wakil Gubernur Ir. H. Badrul Munir, MM, anggota FKPD dan Pimpinan SKPD Provinsi NTB serta Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dan ratusan hadirin menandatangani Kesepakatan Bersama Untuk Pengembangan Agribisnis Komoditas Pijar dengan Rektor UNSA Profesor Dr. Syaifudin di Auditorium Universitas Samawa Sumbawa Besar.

Tepat jam 16.15 rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur bersama Danrem 162/WB, Danlanal, Danlanud, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa beserta anggota FKPD Kabupaten Sumbawa memasuki Auditorium Universitas Samawa. Didalam aula tersebut telah menunggu ratusan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Samawa.

Dalam sambutannya Rektor Universitas Samawa, Profesor Doktor Syaifudin menyatakan rasa terimakasihnya kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah memberikan perhatian yang sedemikian besar kepada Universitas Samawa. “Sejak berdirinya pada tahun 1998, hingga saat ini, baru kali ini Gubernur dan Wakil Gubernur NTB bersama para pemimpin daerah ini hadir secara bersama-sama di UNSA” kata Syaifudin.

Syaifudin menjelaskan bahwa saat ini UNSA memiliki 15 jurusan dan program study dan memiliki 4000 orang mahasiswa dan setiap tahun meluluskan rata-rata 3000 orang sarjana dari berbagai jurusan. Setiap tahun UNSA menerima 1000 orang mahasiswa baru. Selanjutnya Syaifudin menyatakan keinginannya untuk menegerikan UNSA dengan pertimbangan bahwa Indonesia Timur masih memerlukan tambahan perguruan tinggi baru. “Kawasan timur Indonesia, khususnya Pulau Sumbawa belum memiliki perguruan tinggi negeri” kata Syaifudin. Menurutnya, keluarnya mahasiswa mencari ilmu di lembaga pendidikan di luar NTB turut berkontribusi pada rendahnya IPM NTB. Karena mahasiswa yang berdomisili di daerah lain akan tercatat sebagai penduduk daerah tempat belajarnya. Hal tersebut memang senada dengan apa yang pernah disampaikan oleh TGB beberapa waktu yang lalu. “Masih ada masalah dalam penilaian IPM. Daerah yang merupakan pusat-pusat pendidikan, tidak perlu berbuat sesuatu untuk meningkatkan IPMnya, karena mahasiswa atau pelajar yang sedang menuntut ilmu di daerah tersebut akan tercatat sebagai penduduk di daerah tempat dia kuliah tersebut” kata gubernur pada saat itu. Jika sistim penilaian IPM seperti itu, pantaslah jika IPM NTB lambat beranjaknya, karena ribuan, bahkan puluhan ribu pelajar dan mahasiswa asal NTB setiap tahun tersebar di berbagai perguruan tinggi di sejumlah daerah di tanah air.

Dalam bagian lain sambutannya, Syaifudin menyatakan bahwa syarat-syarat penegerian UNSA seperti persyaratan administrasi, rekomendasi gubernur, dan pembelian lahan seluas 30 ha sebagai lokasi pembangunan kampus baru UNSA sudah hampir selesai. Design teknik pembangunan kampus UNSA telah diselesaikan dengan bantuan berbagai pihak. Syaifudin menyatakan harapannnya agar pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat menyediakan dana pendamping dalam APBDP provinsi maupun kabupaten yang merupakan syarat penganggaran untuk UNSA dalam APBN.

Kerjasama pengembangan komoditas PIJAR yang menjadi kesepakatan dan merupakan program unggulan pemerintah provinsi siap dilaksanakan oleh UNSA melalui 5 (lima) program studi yang ada yaitu Program Studi Agroteknologi, Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Agribisnis. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah Kesepakatan Bersama Untuk Pengembangan Agribisnis Komoditas PIJAR oleh Gubernur Dr. TGH. M. Zainul Majdi dengan Rektor UNSA Profesor Dr. Syaifudin disaksikan oleh Wakil Gubernur Ir. Badrul Munir, MM serta Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Mursal, Edi Setiawan, dan Faisal Rahman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


sembilan + 6 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>